
Bandarlampung – Pemerintah Provinsi Lampung memastikan keberangkatan jamaah calon haji asal daerah tersebut tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan, yakni pada 26 April 2026.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengatakan kepastian tersebut diperoleh setelah rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah pihak, termasuk Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung serta maskapai Garuda Indonesia.
“Dari hasil rapat bersama sejumlah pihak telah disepakati bahwa proses pemberangkatan jamaah calon haji tetap dilaksanakan pada 26 April 2026,” ujar Marindo Kurniawan di Bandarlampung, Senin.
Ia menjelaskan seluruh persiapan keberangkatan jamaah calon haji telah dilakukan. Pemerintah daerah juga terus mengutamakan aspek kenyamanan dan kelancaran pelayanan bagi jamaah, meskipun terdapat dinamika kondisi geopolitik global.
Menurutnya, pemerintah berkomitmen memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji berjalan sesuai ketentuan tanpa mengurangi hak jamaah yang telah menunggu keberangkatan selama bertahun-tahun.
“Pemerintah tetap hadir untuk menjamin seluruh proses berjalan sesuai skema yang telah ditetapkan, tanpa mengganggu hak jamaah yang telah lama menunggu keberangkatan, bahkan hingga puluhan tahun,” katanya.
Pada musim haji 2026, jumlah jamaah calon haji asal Provinsi Lampung tercatat sebanyak 5.962 orang. Mereka akan diberangkatkan melalui 13 kelompok terbang (kloter) penuh dan satu kloter gabungan.
Marindo menambahkan, dengan kapasitas pesawat sebanyak 162 penumpang per penerbangan, diperlukan sekitar 80 penerbangan untuk melayani proses keberangkatan dan pemulangan jamaah dari Bandara Radin Inten II menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Pemerintah Provinsi Lampung bersama seluruh pemangku kepentingan terkait terus melakukan koordinasi guna memastikan seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji berjalan aman, lancar, dan sesuai jadwal.

