Bandar Lampung, (inforial.co) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan seluruh kabupaten/kota di wilayahnya telah menyelesaikan tahapan administrasi untuk mendukung pelaksanaan Program Nasional Pembangunan 3 Juta Rumah Tahun 2025.

Sekretaris Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengatakan bahwa seluruh pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah regulasi penting sebagai bentuk komitmen dan kesiapan penuh menyambut program strategis nasional tersebut.

“Semua kabupaten/kota sudah menyatakan kesiapannya melalui regulasi dan dukungan administrasi. Ini menunjukkan komitmen kita bersama untuk menyukseskan program 3 juta rumah,” ujar Marindo, Selasa (2/7/2025).

Dukungan Regulasi dan Sosialisasi ke Masyarakat

Beberapa regulasi yang telah diterbitkan daerah, antara lain:

Peraturan Kepala Daerah (Perkada) tentang pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
Kemudahan dalam pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)

Selain itu, pemerintah kabupaten/kota juga telah melakukan sosialisasi langsung kepada masyaraka terkait program ini.

Menunggu Alokasi Unit Rumah dari Pemerintah Pusat

Marindo menjelaskan bahwa saat ini Pemprov Lampung masih menunggu penetapan jumlah unit rumah yang akan dialokasikan ke tiap daerah oleh pemerintah pusat. Namun demikian, pemerintah daerah telah menyatakan siap mengawal realisasi pembangunan, termasuk dengan dukungan anggaran dari APBD kabupaten/kota.

“Kita siap mengawal. Tinggal menunggu proporsi unit yang ditetapkan untuk Lampung,” tambahnya.

Spesifikasi Rumah Subsidi

Rumah-rumah yang akan dibangun dalam program ini mengacu pada standar nasional untuk rumah subsidi, yakni:

Tipe 36 (luas bangunan 36 m²)
Berdiri di atas lahan seluas 70 m²

“Rumah ini ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sesuai spesifikasi nasional yang telah ditentukan,” tandas Marindo.

Sebagai informasi, program 3 Juta Rumah merupakan inisiatif pemerintah pusat untuk memperluas akses hunian layak. Target pembangunan akan mencakup tiga segmen utama: pedesaan, perkotaan, dan wilayah pesisir, masing-masing satu juta unit.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *