
Tanggamus – Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus mengimbau seluruh kepala sekolah SD dan SMP untuk mengecek ulang Data Pokok Pendidikan (Dapodik) guna mendorong Dana Alokasi Kuhusus (DAK) tahun 2023.
Imbauan tersebut disampaikan langsung Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Kabid Sapras) Dinas Pendidikan Tanggamus, Mulyadi, S.T., M.M, Senin (6/6/2022).
Mulyadi berharap para kepala sekolah dapat mengisi dapodik sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Sebab dirinya melihat banyak bangunan sekolah yang saat ini kondisinya perlu dilakukan perbaikan serta peningkatan sarana dan prasarana.
“Sudah dua tahun anggaran sangat minim, saya mengharapkan kepada Kepala Sekolah khususnya, baik SMP maupun SD untuk mengisi Dapodik sesuai dengan keadaan di lapangan,” ungkapnya.
Jika kondisi di sekolah tersebut memang memerlukan perbaikan ruang kelas dan sebagainya, kepala sekolah harus mengisinya dalam Dapodik. Nantinya, lanjut Mulyadi, yang akan mendapatkan bantuan DAK fisik hanya untuk katagori rusak sedang dan berat. Sementara untuk bangunan yang rusak ringan bisa diperbaiki menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Ia menambahkan, di Kabupaten Tanggamus masih banyak bangunan sekolah yang memerlukan DAK Fisik untuk pemugaran bangunan. Sementara untuk sarana dan prasarana.
“Gedung sekolah di Kabupaten Tanggamus ini masih banyak yang layak untuk dibantu, dan untuk SD sendiri dimana tahun depan akan ada pembangunan Leb Labotorium mudah-mudahan akan dilanjut untuk Komputernya,” tambahnya.
Mulyadi juga berpesan kepada kepala sekolah yang belum memiliki leb laboratorium dan leb komputer sekolah untuk mengusulkannya dalam Dapodik.
Jangan sampai kepala sekolah yang belum memiliki leb laboratorium dan leb komputer tidak mengusulkannya dalam Dapodik sehingga terkesan tidak memperdulikan sarana dan prasarana di sekolah tempatnya bertugas.
“Jangan sampai memang layak di bantu tapi didapodiknya baik-baik saja, apa lagi tidak mengisi atau mengusulkan. Walaupun hanya tiga ruang kelas yang perlu direhab. Tidak harus nunggu seluruh ruang rusak baru di rehab,” tuntasnya. (Jun/arpan)

