Tanggamus – Rumah milik pasangan Sutrisno dan Lia warga Pekon Banyuurip, Wonosobo Kabupaten Tanggamus yang hancur tertimpa pohon kelapa pada Jum’at (1/4/2022) lalu, butuh perhatian pemerintah setempat.

Pemerintah diharapkan bisa turut memperbaiki rumah tersebut, karena pemilik rumah kini tidak memiliki tempat tinggal.

“Saya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus bisa membantu kami agar paling tidak menimal bisa merenopasi rumah saya pak, sementara ini keluarga saya numpang dengan saudara,” kata Sutrisno, Rabu (6/4/2022).

Sutrisno menjelaskan, jika peristiwa pohon tumbang menimpa rumahnya itu terjadi saat dirinya sedang berada di sawah. Kemudian, adiknya memberitahukan jika rumah tersebut tertimpa pohon kelapa.

“Istri saya sedang berada di dapur menggoreng pisang, tiba – tiba pohon kelapa tersebut jatuh tanpa didasari hujan atau angin kencang. Bersukur Alhamdulilah pak, tidak ada korban kerna saat kejadian anak-anak sedang bermain di luar,” ujarnya.

Sementara itu Istri Sutrisno, Lia turut membenarkan kronologi yang disampaikan suaminya.

“Saat kejadian saya sedang berada di dapur, tiba -tiba pohon kelapa tersebut jatuh. Saya lari dan melihat rumah saya hancur seketika. Namun saya bersukur kerna saya bisa selamat dan tidak ada korban lain juga. Mungkin kerna pohon nya sudah tua dan lapuk juga,” ujarnya. (Arpan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *