
Bandar Lampung, (inforial.co) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon FKIP Universitas Lampung bersama Korps PMII Putri (KOPRI) Rayon FKIP Universitas Lampung melaksanakan kegiatan bakti sosial di Kelurahan Kaliawi Kota Bandar Lampung pada Minggu, 05 Juli 2026 .
Kegiatan ini menjadi bentuk konkret kepedulian mahasiswa dalam menjawab kebutuhan masyarakat melalui program sosial, pendidikan, dan kesehatan.
Beragam kegiatan digelar dalam rangkaian bakti sosial tersebut, di antaranya senam sehat bersama, pasar gratis, pembagian sayuran dan pakaian layak pakai, layanan cukur rambut gratis, pemeriksaan kesehatan tanpa biaya, kegiatan melukis untuk anak-anak, hingga penguatan literasi melalui fasilitas baca buku gratis. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan banyaknya warga yang berpartisipasi dan merasakan langsung manfaat dari kegiatan tersebut.

Ketua PMII Rayon FKIP Universitas Lampung, Ilham Akbar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak seharusnya hanya berperan dalam ruang akademik atau sebatas menjalankan rutinitas organisasi, melainkan juga harus hadir memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya aktif dalam diskusi dan kegiatan kampus, tetapi juga terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan kontribusi nyata. Pengabdian bukan hanya jargon, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan. Kami berharap berbagai program yang kami jalankan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Ilham Akbar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dapat terlaksana berkat kolaborasi antara PMII Rayon FKIP Unila dan KOPRI Rayon FKIP Unila bersama sejumlah pihak yang memiliki kepedulian sosial, seperti DENSUS Anti Teror Polri, Komunitas Rumah Sikam, Art Project, dr. Anggel beserta tim tenaga kesehatan, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandar Lampung.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, PMII dan KOPRI Rayon FKIP Universitas Lampung berharap dapat terus menumbuhkan semangat gotong royong, memperkuat kepedulian sosial, serta mendorong kolaborasi lintas sektor.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa organisasi mahasiswa tidak hanya berfungsi sebagai ruang kaderisasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir memberikan solusi dan manfaat nyata bagi masyarakat. (Syifa)

