Tulang Bawang (inforial.co) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang memberikan apresiasi tinggi kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Lampung atas komitmennya dalam memperkuat ekosistem akses keuangan serta pendampingan berkelanjutan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

 

Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat menghadiri kegiatan capacity building atau peningkatan kapasitas usaha bagi nasabah PNM di Tulang Bawang. Kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan.

 

“Kami dari Pemprov Lampung mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang luar biasa. PNM berkomitmen membangun ekosistem akses keuangan yang baik, tidak hanya memberikan permodalan, tetapi juga mendampingi serta memberikan pelatihan hingga nasabah dapat mandiri,” ujar Jihan.

 

Ia menegaskan pentingnya pelaku UMKM untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, kemampuan membaca peluang dan berinovasi menjadi kunci agar usaha dapat berkembang dan naik kelas di tengah perubahan zaman.

 

Senada dengan hal tersebut, Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan menilai kegiatan penguatan kapasitas ini efektif dalam memperluas wawasan serta meningkatkan kreativitas pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

 

“Dukungan pemerintah daerah terus berjalan, salah satunya melalui Dinas Koperasi yang rutin memberikan pelatihan. Kami juga menyampaikan kepada PNM bahwa karakteristik pelaku usaha beragam, sehingga diperlukan pendampingan yang konsisten dan berkelanjutan,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan itu, para pejabat juga meninjau sejumlah stan produk UMKM binaan PNM. Bupati mencatat sejumlah produk lokal telah memiliki daya saing yang baik, meski sektor kerajinan tangan masih menghadapi tantangan akibat persaingan dengan produk impor massal yang lebih murah.

 

“Untuk produk kerajinan, perlu inovasi khusus agar tetap mampu bersaing. Dari sisi harga, produk impor memang lebih kompetitif karena diproduksi massal. Karena itu, inovasi dan keunikan produk lokal menjadi sangat penting,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *