Bandarlampung – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengajak perempuan di Provinsi Lampung untuk terus berkiprah dalam pembangunan daerah sebagai bentuk pemaknaan terhadap perjuangan Raden Ajeng (RA) Kartini.

 

“Perjuangan RA Kartini harus dimaknai melalui penguatan pendidikan yang dapat menginspirasi perempuan untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan,” ujar Purnama Wulan Sari Mirza di Bandarlampung, Senin.

 

Menurutnya, Kartini merupakan sosok perempuan visioner yang memperjuangkan kesetaraan melalui pemikiran dan tulisan-tulisannya yang kemudian dibukukan dalam karya *Habis Gelap Terbitlah Terang*.

 

“RA Kartini percaya bahwa pendidikan adalah pintu kemajuan bagi perempuan. Pemikirannya menjadi simbol perjuangan melawan ketidakadilan serta menginspirasi perempuan Indonesia untuk terus berkembang dan memiliki kesempatan yang setara,” katanya.

 

Melalui peringatan Hari Kartini, ia berharap semangat perjuangan Kartini terus hidup dan menjadi inspirasi bagi perempuan Lampung untuk menjadi pribadi yang mandiri, cerdas, berdaya saing, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

 

Sementara itu, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Lampung, Maulida Zauroh, mengatakan bahwa peringatan Hari Kartini setiap 21 April merupakan momentum penting untuk merefleksikan kembali peran strategis perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.

 

“Semangat Kartini telah membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk memperoleh hak yang setara, khususnya dalam bidang pendidikan, kehidupan sosial, dan pembangunan bangsa. Perempuan masa kini memiliki kesempatan yang luas untuk berkiprah di berbagai bidang,” ujarnya.

 

Menurut Maulida, Pemerintah Provinsi Lampung terus berkomitmen mendorong pemberdayaan perempuan melalui berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.

 

Ia menjelaskan bahwa keterwakilan perempuan dalam struktur pemerintahan Provinsi Lampung juga terus meningkat. Dari total 48 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, sebanyak 14 orang atau sekitar 30 persen merupakan perempuan.

 

Melalui momentum Hari Kartini, seluruh elemen masyarakat diajak untuk memperkuat peran perempuan melalui peningkatan akses pendidikan dan pelatihan, mendorong partisipasi perempuan dalam pembangunan ekonomi, memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta membangun budaya yang menjunjung tinggi kesetaraan gender.

 

Selain itu, perempuan juga diharapkan memperoleh ruang yang lebih luas untuk berperan dalam kepemimpinan di berbagai sektor.

 

“Kesetaraan gender bukan hanya tanggung jawab perempuan, melainkan tanggung jawab bersama. Mari jadikan semangat Kartini sebagai inspirasi untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Provi

nsi Lampung,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *