Bandarlampung — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat jumlah pengangguran di Lampung pada Februari 2026 mengalami penurunan sebanyak 4,49 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, mengatakan penduduk usia kerja (PUK) yang berusia 15 tahun ke atas pada Februari 2026 mencapai 7,24 juta orang. Jumlah tersebut meningkat 94,03 ribu orang atau 1,32 persen dibandingkan Februari 2025.

 

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 5,11 juta orang merupakan angkatan kerja, sedangkan 2,12 juta orang lainnya termasuk bukan angkatan kerja,” kata Ahmadriswan di Bandarlampung, Selasa.

 

Komposisi angkatan kerja pada Februari 2026 terdiri atas 4,91 juta penduduk bekerja dan 202,32 ribu orang pengangguran. Dibandingkan Februari 2025, jumlah angkatan kerja meningkat 30,03 ribu orang atau 0,59 persen.

 

Peningkatan angkatan kerja tersebut diikuti bertambahnya jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 34,53 ribu orang atau 0,71 persen. Sementara itu, jumlah pengangguran berkurang 4,49 ribu orang atau turun 2,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

 

BPS juga mencatat jumlah pekerja penuh waktu mencapai 2,9 juta orang atau meningkat 164,99 ribu orang. Adapun pekerja paruh waktu berjumlah sekitar 1,5 juta orang, sedangkan setengah pengangguran tercatat sebanyak 423,46 ribu orang dan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Di sisi lain, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Lampung pada Februari 2026 tercatat sebesar 70,65 persen, turun 0,51 poin persentase dibandingkan Februari 2025 yang mencapai 71,15 persen.

 

Berdasarkan jenis kelamin, TPAK laki-laki mencapai 87,11 persen, lebih tinggi dibandingkan perempuan yang sebesar 53,55 persen. Dibandingkan tahun sebelumnya, TPAK laki-laki turun 0,26 poin persentase, sedangkan TPAK perempuan turun 0,72 poin persentase.

 

Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2026 tercatat sebesar 3,95 persen atau setara 202,32 ribu orang. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan Februari 2025 yang mencapai 206,80 ribu orang.

 

Penurunan jumlah pengangguran ini menunjukkan adanya peningkatan penyerapan tenaga kerja di Provinsi Lampung, meskipun tingkat partisipasi angkatan kerja masih mengalami sedikit penurunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *