Inforial.co – Pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung 2021-2024, Dr.(Can) Ir. Hi. Firmansyah Alfian, M.B.A., M.Sc dan Prof. Dr. Ir. Hi. R. A. Bustomi Rosadi, M.S mengganggap profesi jurnalis atau pewarta sebagai salah satu pasukan garda terdepan dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona (covid-19).
Profesi wartawan dianggap sebagai salah satu profesi yang berperan penting dalam memerangi penyebaran corona dengan memberikan dan menyuguhkan informasi seputar virus mematikan tersebut agar masyarakat luas dapat antisipasi dan melakukan pencegahan secara mandiri.
“Dalam melakukan tugas peliputan, teman-teman wartawan pasti sangat paham bahwa mereka juga berpotensi terjangkit. Apalagi tidak sedikit diantara mereka yang berinteraksi langsung dengan korban. Namun mereka tidak memperdulikan hal itu demi memberikan informasi untuk masyarakat luas,” kata Firamansyah Alfian, Jum’at (20/3/2020).
Sebagai bentuk apresiasi Firmansyah terhadap profesi jurnalis, pada hari itu, secara simbolis ia memberikan masker kepada seorang wartawati di salah satu kantor redaksi portal berita online di daerah Rajabasa, Bandar Lampung.
“Saya berharap, wartawan yang menjalankan tugas liputan harus lebih hati-hati. Jaga kesehatan diri, hindari kontak langsung dengan siapa pun, terutama kontak dengan mantan pacar,” kata Firmansyah sambil tertawa.
Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu juga menjelaskan seharusnya pemerintah daerah, terutama pemerintah kota sudah bergerak untuk melindungi warga Bandar Lampung dari Virus Corona. Guna mengantisipasi terjangkitnya virus mematikan itu, lanjut Firmansyah, pihaknya sudah mengambil langkah pencegahan dengan perkembangan penyebaran Covid-19.
“Kita harus bersama-sama membantu pemerintah pusat memutus mata rantai penyebaran Virus Corona. Bahkan, mahasiswa dan karyawan IIB Darmajaya mengalihkan kegiatan pembelajaran dan pekerjaan dengan menggunakan bantuan teknologi informasi secara daring.
“Mengoptimalkan perkuliahan e-learning yang telah dilakukan mulai 23 Maret 2020 sampai dengan 15 April 2020. Waktu pembelajaran dapat diperpanjang dengan memperhatikan perkembangan terbaru,” kata dia.
Seharusnya, kata dia, dengan kemajuan teknologi seperti saat ini, pemerintah daerah dan pusat juga bisa mengantisipasi ini sejak dini. “Untuk itulah, jika nanti dipercaya masyarakat memimpin Bandar Lampung, kami akan membangun Smart City dan Smart Government. Dan, jika mengalami kejadian seperti saat ini, tidak menghalangi masyarakat beraktivitas,” kata dia.
Sedangkan Prof. Dr. Bustomi menambahkan, dia mengimbau kepada warga Kota Bandar Lampung untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, terutama dengan selalu mencuci tangan dengan sabun. “Bagi warga muslim diimbau agar selalu menjaga wudhu setiap tiga jam sekali, mengingat Virus Corona bisa hidup disaluran pernafasan manusia kurang lebih tiga jam,” kata Prof. Bustomi, menambahkan. (**)

