
Bandar Lampung, (inforial.co) – Menjelang proses pemilihan Rektor Universitas Lampung periode 2026-2030, Mahasiswa Universitas Lampung menyampaikan sikap dan harapan kepada Senat Universitas dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi 26 Juli 2026.
Mahasiswa UNILA berpandangan bahwa estafet kepemimpinan kampus harus diamanahkan kepada figur yang memahami denyut dan arah gerak Universitas Lampung. Kami mengharapkan calon Rektor Universitas Lampung berasal dari akademisi aktif UNILA yang memiliki kapasitas akademik, integritas, dan rekam jejak pengabdian.
Landasan Harapan Mahasiswa:
1. Memahami Karakter dan Persoalan UNILA Secara Utuh
Akademisi internal telah hidup dan mengabdi langsung di UNILA. Kedekatan ini menjadi modal penting dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berpihak pada sivitas akademika.
2. Memiliki Komitmen dan Loyalitas pada Almamater
Rekam jejak pengabdian dosen UNILA menjadi cerminan tanggung jawab moral untuk memajukan kampus. Kepemimpinan dari internal diharapkan mampu menjaga marwah dan keberlanjutan UNILA.
3. Mempercepat Akselerasi UNILA sebagai PTN-BH Unggul
Dengan minimnya masa adaptasi, rektor dari internal dapat langsung menjalankan program strategis untuk mewujudkan UNILA sebagai universitas riset kelas dunia.
“Kami meyakini UNILA memiliki banyak putra-putri terbaik di internal. Mereka yang paham sejarah, tahu tantangan, dan berkomitmen membangun masa depan UNILA. Sudah saatnya rumah ini dipimpin oleh penghuninya sendiri,” ujar Mahasiswa UNILA.
*Tuntutan Mahasiswa:*
1. Menjamin proses pemilihan rektor berlangsung *transparan, demokratis, dan bebas dari intervensi*.
2. *Memprioritaskan calon dari akademisi aktif UNILA* yang memenuhi syarat akademik, manajerial, dan memiliki visi strategis.
3. Melibatkan *aspirasi mahasiswa* sebagai bagian penting sivitas akademika dalam setiap tahapan penjaringan.
Mahasiswa UNILA akan terus mengawal proses ini secara kritis, konstitusional, dan konstruktif demi masa depan Universitas Lampung yang lebih baik.

