
BANDAR LAMPUNG, (inforial.co) – Estafet kepemimpinan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) resmi berganti. Melalui forum khidmat Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) ke-40, Bagas Satria terpilih sebagai Ketua Rayon dan didampingi Adinda Ma’rifatun Nadlyah sebagai Ketua Korps PMII Putri (Kopri) masa khidmat 2026-2027. Musyawarah tertinggi di level rayon ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 9-10 Mei 2026, bertempat di Sekretariat Pengurus Cabang (PC) PMII Bandar Lampung.
Forum ini menjadi momentum krusial bagi kader PMII FISIP Unila untuk mengevaluasi sekaligus merancang arah gerak organisasi ke depan.
Dalam sambutan perdananya setelah terpilih, Bagas Satria menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan signifikan pada pola pembinaan kader. Ia mengusung visi besar untuk memperkokoh dan merekonstruksi ulang strategi kaderisasi agar lebih terukur dan terstruktur.
> “Kita berada di era yang menuntut adaptasi cepat. Fokus utama ke depan adalah membenahi pondasi kaderisasi agar PMII FISIP Unila mampu mencetak kader yang tidak hanya militan secara ideologi, tapi juga unggul secara kapasitas intelektual dan organisasi,” ujar Bagas.
Senada dengan itu, Adinda Ma’rifatun Nadlyah yang kini resmi mengemban amanah sebagai Ketua Kopri, berkomitmen untuk merangkul dan memperkuat peran kader putri di ranah sosial dan politik. Terpilihnya Adinda diharapkan mampu memberikan warna baru dalam pendampingan dan pengembangan potensi kader kopri terkhusus di lingkungan FISIP Unila.
RTAR ke-40 ini menandai babak baru bagi PMII Rayon FISIP Unila di bawah naungan Komisariat Unila Cabang Bandar Lampung. Bagas Satria menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dengan merangkul seluruh elemen kader guna menjaga eksistensi dan marwah organisasi.
Dengan terpilihnya nahkoda baru ini, diharapkan PMII FISIP Unila dapat terus menjadi garda terdepan dalam pengawalan isu-isu sosial dan menjadi kawah candradimuka bagi mahasiswa dalam berproses serta berdedikasi untuk agama, bangsa, dan negeri.
Penulis : Ruhan Amrina

