
Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, menghadiri acara buka puasa bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Lampung. Acara yang berlangsung di Kantor Bank Lampung ini menjadi ajang mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan sektor jasa keuangan.
Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta sektor jasa keuangan dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Saya berharap buka bersama ini menjadi momentum bagi kita untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah yang lebih baik,” ujar Gubernur.
Ia juga memaparkan berbagai program pemerintah dalam meningkatkan perekonomian daerah, terutama di sektor pertanian, yang menjadi tulang punggung ekonomi Lampung.
“Sebanyak 70% uang yang beredar di Lampung berasal dari sektor pertanian. Oleh karena itu, kita harus memastikan sektor jasa keuangan dapat berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Gubernur menekankan bahwa perbankan harus menjadi instrumen utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam memperkuat akses keuangan bagi pelaku usaha di Lampung.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BI Lampung sekaligus Ketua BMPD, Junanto Herdiawan, menyoroti pentingnya soliditas dan sinergi antar lembaga jasa keuangan dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
“Soliditas dan sinergi itu sangat penting. Saat ini, seluruh lembaga jasa keuangan dan daerah harus saling mendukung agar perekonomian semakin kuat,” ungkapnya.
Selain itu, Junanto juga menegaskan komitmen BMPD dalam meningkatkan kesadaran akan digitalisasi di Lampung guna mempercepat transformasi ekonomi berbasis teknologi.
Ketua FKIJK, Otto Fitriandy, mengapresiasi kehadiran Gubernur Lampung dalam acara tersebut dan berharap sektor jasa keuangan dapat terus menyelaraskan program-programnya dengan visi pembangunan daerah.
“Kehadiran Bapak Gubernur merupakan bentuk dukungan terhadap industri jasa keuangan. Kami pun berkomitmen untuk terus bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah,” tuturnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penyelesaian permasalahan antara lembaga jasa keuangan dan konsumen secara efektif agar ekosistem keuangan di Lampung semakin sehat dan berdaya saing.

