BANDAR LAMPUNG — Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani mendorong SMA YP Unila Bandar Lampung untuk bertransformasi menjadi laboratorium pendidikan nasional. Menurutnya,sekolah tidak hanya dituntut mencetak capaian akademik, tetapi juga menjadi ruang pengembangan karakter,kreativitas, dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Muzani di hadapan civitas akademika SMA YP Unila saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di sekolah setempat, Jumat, 23 Oktober 2026.

“Pendidikan tak sekadar berorientasi pada nilai akhir atau torehan juara, melainkan membentuk generasi bermoral, toleran, dan memiliki kepedulian pada persatuan bangsa,” ujar Muzani.

Politikus Partai Gerindra ini turut menyoroti rekor SMA YP Unila yang berhasil membukukan lebih dari 300 prestasi di bidang akademik maupun non-akademik sejak awal tahun hingga 22 Oktober 2026. Bagi Muzani,catatan tersebut merupakan modal kuat untuk melangkah ke skala nasional hingga internasional.

Guna menjaga momentum tersebut, Muzani berpesan agar para siswa terus mengasah budaya literasi dan keberanian berpendapat. “Jangan malas membaca, karena membaca adalah kunci sukses. Siswa juga harus berani berdiskusi, aktif bertanya, dan melatih public speaking,” tuturnya.

Ia menambahkan, penguatan nilai toleransi dan penghormatan terhadap keberagaman suku, agama, serta budaya menjadi fondasi krusial bagi generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pihak yayasan menyambut positif dorongan tersebut. Ketua Yayasan SMA YP Unila, Ryzal, menilai kehadiran Ketua MPR RI memberikan suntikan motivasi bagi pihak sekolah untuk terus melakukan pembenahan kualitas pengajaran.

“Raihan ratusan prestasi ini menjadi pelecut bagi kami. Target ke depan adalah pemerataan prestasi siswa agar setiap peserta didik memiliki ruang kembang yang sama,” kata Ryzal.

Ryzal menargetkan, penguatan karakter dan kompetensi akademik secara serentak ini mampu memperbesar peluang para lulusan untuk menembus perguruan tinggi ternama baik di dalam maupun luar negeri serta sekolah-sekolah kedinasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *