
TANGGAMUS – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,5 mengguncang wilayah Tanggamus, Lampung, dan sekitarnya. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa dangkal yang berpusat di darat ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif setempat, Rabu malam, 28 Oktober 2026.
Peristiwa yang terjadi tepat pada pukul 18:59:15 WIB tersebut berpusat pada koordinat 5,39 Lintang Selatan dan 104,67 Bujur Timur. Episenter gempa tercatat berada di darat, berjarak sekitar 10 kilometer arah Barat Laut Tanggamus, dengan kedalaman hiposenter yang sangat dangkal, yakni 3 kilometer.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Getaran gempa ini dirasakan nyata oleh warga di sejumlah wilayah, di antaranya Kotaagung, Sumberejo, Ulu Belu, Talang Padang, Pulau Panggung, Sukoharjo, hingga Dadapan. Berdasarkan skala intensitas, goncangan berada pada level II MMI—getaran dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.
Hingga laporan ini disusun, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa sebagai dampak dari gempabumi tersebut. Sementara itu, hasil monitoring BMKG hingga pukul 19:19 WIB menunjukkan belum terpantau adanya aktivitas gempabumi susulan.
