Bandar Lampung – Persoalan terkait terancam absennya atlet biliar Kota Bandar Lampung pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Lampung 2026 dilempar KONI setempat ke KONI Provinsi Lampung.

KONI Bandar Lampung meminta kepada KONI Lampung agar dapat mencarikan solusi terkait masalah POBSI Bandar Lampung yang kepengurusannya telah habis pada Juli 2025 lalu dan belum dapat pengesahan kepengurusan baru dari Pengprov POBSI Lampung.

Meskipun POBSI Kota Bandar Lampung belum memiliki kepengurusan yang sah, mereka sangat berharap untuk tetap dapat berlaga dalam ajang Porprov Lampung 2026 pada 18-28 November mendatang.

Persoalan POBSI Bandar Lampung dalam agar ditangani KONI Provinsi Lampung disampaikan Sekretaris KONI Bandar Lampung, Rahmudin HS, S.H.

“Persoalan POBSI Kota Bandar Lampung masih di KONI Provinsi Lampung, kita masih belum bisa memberikan tanggapan,” ujar Rahmudin, Sabtu (5/9/2026).

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandar Lampung Nero Akbar akan menanyakan persoalan terancam absenya atlet biliar Bandar Lampung dalam Porprov X Lampung 2026 kepada pihak KONI.

“Saya mau tanya dulu, karena cabor itu dinaungi KONI,” Nero Akbar.

Diketahui, atlet biliar binaan POBSI Bandar Lampung terancam tidak bisa ikut bertanding pada ajang Porprov X Lampung 2026 karena kepengurusannya telah berakhir pada Juli 2025 lalu. Dan sampai saat ini kepengurusan POBSI Bandar Lampung belum mendapat pengesahan dari Pengprov POBSI Lampung.

POBSI Bandar Lampung sebelumnya sempat menggelar Musyawarah Kota (Muskot) pada Juli 2025 lalu di GOR Siger, Way Halim. Namun, muskot yang digelar POBSI Bandar Lampung saat itu dianggap Pengprov POBSI Lampung tidak sesuai dengan AD/ART sehingga hasil dari musyawarah itu tidak disahkan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *