Bandar Lampung, (Inforial.co) – Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung Program Nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, melalui langkah konkret di lapangan.

Program-program prioritas tersebut mencakup **Sekolah Rakyat**, **Makan Bergizi Gratis**, dan **Koperasi Desa Merah Putih**, yang keseluruhannya bertujuan untuk memperkuat fondasi pendidikan, kesehatan, serta ekonomi desa.

Gubernur Lampung **Rahmat Mirzani Djausal** menegaskan bahwa keberhasilan implementasi program-program strategis ini membutuhkan **kolaborasi lintas sektor**, termasuk sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

> “Dengan target yang terukur, Lampung berupaya menjadi provinsi percontohan dalam membangun pendidikan inklusif, gizi seimbang, serta ekonomi desa yang kokoh,” ujar Gubernur Rahmat dalam keterangan tertulis, Minggu (27/7/2025).

### **Sekolah Rakyat: Solusi Akses Pendidikan Bagi Anak Kurang Mampu**

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa **Sekolah Rakyat** merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam membuka akses pendidikan berkualitas untuk seluruh anak Indonesia, terutama yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah **berasrama penuh** dengan fasilitas lengkap, seperti ruang kelas modern, asrama siswa dan guru, serta sistem pendampingan intensif.

> “Setiap anak yang masuk melalui proses seleksi yang adil, transparan, dan tentu atas izin resmi orang tua,” jelas Gubernur yang akrab disapa **Iyai Mirza**.

Di Provinsi Lampung, **Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan** menjadi bagian dari **tahap 1B program Sekolah Rakyat Kementerian Sosial**, yang mencakup 37 titik di seluruh Indonesia.

Kegiatan belajar untuk 75 siswa SRMA 32 akan dimulai **akhir Juli 2025**, dengan **lokasi sementara di Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung, Natar**, sambil menunggu pembangunan gedung permanen di Kotabaru, Lampung Selatan.

Selain jenjang SMA, Pemprov Lampung juga akan membuka:

* **2 rombongan belajar jenjang SD**
* **1 rombongan belajar jenjang SMP**
masing-masing dengan kapasitas **25 siswa** per kelas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *