JAKARTA — Titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi di Indonesia melonjak drastis hingga mencapai 338 titik. Kondisi darurat karhutla ini memaksa Menteri Kehutanan (Menhut) turun langsung ke lapangan guna memperkuat penanganan darurat dan penindakan tegas di Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat, 6 November 2026.

Lonjakan signifikan jumlah titik panas tersebut dirilis secara resmi oleh Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui laman resminya, menyusul laporan pantauan satelit cuaca yang mendeteksi eskalasi kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah rawan.

Wilayah Kalimantan Tengah menjadi sorotan utama karena mencatatkan konsentrasi titik panas tertinggi dibanding daerah lainnya. Menanggapi situasi tersebut, Kementerian Kehutanan menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam dan langsung mengerahkan tim gabungan penanggulangan bencana karhutla ke titik-titik krusial di Kalteng.

Langkah mitigasi darurat dan patroli terpadu diperketat. Pihaknya juga menginstruksikan penegakan hukum tanpa kompromi terhadap pihak-pihak yang terbukti sengaja melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Selain pengerahan personel darat dan water bombing, Kemenhut juga mengintensifkan koordinasi lintas sektoral bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta aparat penegak hukum untuk memitigasi meluasnya kabut asap dan mencegah kerusakan ekosistem yang lebih parah di kawasan hutan nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *