Bandar Lampung — Benturan halus antarbola biliar dan gelak tawa yang lepas kini mewarnai interaksi antara Wakil Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Afrizal, S.T., dengan para wartawan PWI Lampung. Di atas meja hijau arena sodok bola, sekat formal yang biasa membatasi pejabat publik dan pemburu berita perlahan meleleh.

​Suasana hangat ini tercipta seiring peran baru Afrizal. Ketua DPW Garda Pemuda NasDem Lampung tersebut resmi dipercaya menjadi Manajer Cabang Olahraga (Cabor) Biliar Kontingen Lampung untuk Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027.

​Bagi awak media di Bandar Lampung, sosok Afrizal sebelumnya lebih akrab ditemui dalam suasana politik yang kaku—di balik podium, ruang rapat paripurna, atau dalam sesi wawancara cegat (doorstep).

Namun, peran barunya membawa angin segar. Di arena biliar, ia tak lagi sekadar hadir sebagai narasumber, melainkan sebagai sosok pengayom dan rekan diskusi yang merancang strategi bertanding bersama para jurnalis.

​Pergeseran peran ini melahirkan kedekatan yang cair dan alami. Penunjukan Afrizal ditandai dengan penyerahan SK Manajer Cabor Biliar Porwanas 2027 langsung oleh Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, pada Sabtu (22/8/2026).

Pengalaman Afrizal yang juga merupakan salah satu pemilik Faxi Billiard membuat kolaborasi ini terasa makin solid.

​Di sela-sela latihan nanti, obrolan mereka tak lagi melulu soal dinamika kebijakan daerah. Diskusi bergeser ke hal-hal teknis seperti akurasi pukulan cue ball, ketahanan mental bertanding, hingga pemenuhan logistik para atlet wartawan.

Sambil menikmati segelas kopi, Afrizal sepertinya akan kerap duduk melingkar mendengarkan aspirasi mereka tanpa sekat protokoler. Pendekatannya yang terbuka dan suportif akan menanamkan rasa percaya diri serta rasa memiliki di dalam tim.

​Bagi para wartawan, pendampingan Afrizal bukan cuma soal mengejar target medali emas. Lebih dari itu, kebersamaan di meja biliar menjadi jembatan komunikasi yang kokoh dan humanis.

​Sikap kritis dan profesionalisme pers tentu tetap berjalan teguh saat mereka berhadapan di gedung parlemen. Namun di luar tugas jurnalistik, rasa kekeluargaan telah mengakar kuat.

Lewat olahraga meja hijau ini, Afrizal membuktikan bahwa kepemimpinan yang merakyat bisa dirajut dari kebersamaan yang sederhana namun berkesan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *